Assalamualaikum, Wr.Wb., puji syukur alhamdulilah kita selalu
panjatkan kehadirat Allah SWT yang senantiasa memberikan Rahmat sehat kepada
kita semua... Sholawat serta salam marilah kita panjatkan kepada junjungan Nabi
Besar Muhammad SAW yang telah menuntun kita ke jalan yang lurus dan terang
benderang. Pada kesempatan kali ini admin Sharing is Caring mencoba sharing
tentang “Pentingnya Penerapan Literasi Digital dalam GLS”.
Sebelumnya, admin akan menjelaskan apa sih yang dimaksud dengan Literasi
??
Menurut Wikipedia, Literasi adalah istilah umum yang merujuk kepada
seperangkat kemampuan dan keterampilan individu dalam membaca, menulis,
berbicara, menghitung dan memecahkan masalah pada tingkat keahlian tertentu
yang diperlukan dalam kehidupan sehari – hari. Sehingga, literasi tidak bisa dilepaskan
dari kemampuan berbahasa.
Di sisi lain, perkembangan teknologi dewasa ini sungguh sangat cepat
dan mukhtahir, hampir mempengaruhi semua sektor kehidupan, tak luput pula dunia
pendidikan. Guru, siswa, bahkan orangtua “dipaksa” melek teknologi dalam proses
pembelajaran. Belajar daring menjadi kata yang akrab dengan telinga
kita. Sehingga dengan begitu budaya membaca (buku) pun perlahan – lahan dinilai
conventional (kuno), hal ini dirasakan karena setiap anak beralih ke penggunaan
gawai yang tentunya membuat anak lebih nyaman dalam berinteraksi maupun
berselancar di dunia maya. Terlebih – lebih dengan adanya wabah Covid – 19 seperti
sekarang ini, tentu berbagai macam cara untuk tetap terhubung dengan dunia
maya. Tak jarang aktifitas keseharian kita pun tak lepas dengan gawai digital yang
dianggap sebagai ruh dari pembelajaran online. Oleh karena itu, untuk
meningkatkan minat budaya baca haruslah terus ditingkatkan dengan Gerakan
literasi sekolah (GLS) dengan memanfaatkan kemajuan teknologi melalui Literasi
Digital.
Literasi Digital adalah keterkaitan, sikap, dan kemampuan individu
menggunakan teknologi digital dan alat komunikasi untuk mengakses, mengelola,
mengintegrasikan, menganalisis, dan mengevaluasi informasi, membangun pengetahuan
baru, membuat dan berkomunikasi dengan orang lain agar dapat berpartisiasi secara
efektif. Adapun manfaat Literasi digital sendiri yang dirasakan seperti ;
1. Mengakses informasi lebih cepat.
2. Belajar lebih cepat dan praktis
3. Selalu dapat meng-update info tekini
4. Mempermudah proses komunikasi
5. Mengetahui cara meminimalisir segala jenis
cybercrime, dsb.
Oleh karena itu kenapa Literasi Digital dalam dunia Pendidikan
dianggap sangat penting, karena hal ini disebabkan oleh kebanyakan siswa pada
jaman sekarang lebih tertarik mengakses informasi, baik tentang ilmu pengetahuan maupun akses yang lain menggunakan
media digital, alat – alat komunikasi, atau jaringan dalam menemukan,
mengevaluasi hasilnya. Tentunya literasi digital yang semakin baik akan membuka
akses terhadap informasi yang lebih luas. Dengan cara ini diharapkan kualitas individu
siswa dapat lebih ditingkatkan lebih baik lagi.
Itu saja yang dapat kami sampaikan mengenai ulasan pentingnya penerapan
literasi digital dalam gerakan giterasi sekolah, khususnya di tengah musim pandemi Covid - 19
seperti sekarang ini, semoga bermanfaat.. Aamiin..... Selalu semangat wahai
generasi millenial demi kemajuan Bangsa Indonesia yang kita cintai ini...








