Dalam situasi pandemi Covid-19, SMK Teladan Kertasemaya sementara ini masih menggunakan pembelajaran secara daring atau yang lebih akrab dikenal dengan Sistem online sesuai dengan instruksi Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) dan instruksi dari bapak Gubernur Jawa Barat tentang Peningkatan Kewaspadaan terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease (COVID-19).
Pelaksanaan pembelajaran secara online di SMK Teladan
Kertasemaya sendiri sudah berlangsung kurang lebih selama 3 bulan lebih, mulai
dari awal pemberlakuan PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) hingga sekarang berganti istilah dengan istilah baru yakni BDR (Belajar
Dari Rumah), yang kedua istilah tersebut masih lah sama maknanya yakni
pembelajaran secara online (daring), meskipun pelaksanaannya
nanti tidak menutup kemungkinan diseling dengan sistem pembelajaran luring
(luar jaringan) dengan melihat situasi zona di kawasan kota Indramayu.
Maka dari itu, di awal tahun pelajaran 2020/2021 ini, ibu
Khoirun Nisa, S.Si selaku Kepala Sekolah menganggap akan pentingnya pembekalan
ilmu informatika bagi para dewan pendidik dan kependidikan (staf TAS) akan
penerapan Teknologi Informasi dalam proses Pembelajaran Daring di masa Adaptasi
Kebiasaan Baru (AKB).
Dalam pelaksanaan In House Training di SMK Teladan
Kertasemaya sendiri tetap memberlakukan Protokol
Kesehatan, yakni tetap mengenakan masker, menjaga jarak dan juga membiasakan
mencuci tangan sebelum dan setelah kegiatan berlangsung.
Dalam IHT yang berlangsung selama 3 hari (13 – 15 Juli 2020), diikuti oleh seluruh dewan guru SMK Teladan Kertasemaya beserta Staf TAS yang berjumlah 50 orang. Dengan menghadirkan beberapa pakar IT di bidang Informatika dan Multimedia dan yang termasuk juga dari kepala Program Multimedia yang terdapat di SMK Teladan Kertasemaya sendiri.
Materi IHT yang berlangsung membahas tentang penggunaaan
beberapa media aplikasi antaralain Blog / Website, Zoom Cloud
Meeting, Webex Meeting, Google Meet and Classroom,
You tube, gnomio, dan Whatsapp yang sudah sangat
familiar yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran online di tengah
musim pandemi covid -19.
Harapannya melalui kegiatan IHT (In House Training) ini, akan terwujud guru - guru yang professional yang bukan hanya sekedar memiliki pengetahuan tentang dunia IT, namun juga tidak kalah pentingnya juga memiliki skill (keterampilan) dalam mengelola dan mengenbangkan konsep pembelajaran berbasis teknologi dan informatika melalui penyajian layanan pendidikan yang bermutu. Tentunya juga dengan pengaplikasian ilmu pengetahuan dan teknologi juga dapat membantu dan membimbing peserta didik untuk berkembang dan mengarungi perkembangan teknologi secara cepat sebagai ciri masyarakat abad-21.
Dapat dilihat dibawah ini suasana kegiatan IHT yang
berlangsung di SMK Teladan Kertasemaya.



No comments:
Post a Comment