Monday, July 13, 2020

Cara Belajar Efektif untuk meraih Prestasi di Kelas

Seperti kita ketahui, belajar merupakan kewajiban seluruh insan guna meningkatkan pemahaman, kecerdasan dan juga peningkatan mutu atau kualitas diri seseorang. Dan untuk mencapai belajar yang efektif, tentu saja kita harus berupaya menempuh cara dan proses belajar dengan baik dan benar.

 

Berikut ini adalah tips - tips belajar yang baik dan benar :

 

1. Kreatif membuat rangkuman (catatan intisari) pelajaran

    Setelah kita mempelajari materi pelajaran yang bapak/ibu guru sampaikan dalam kegiatan belajar mengajar di sekolah, bagian - bagian penting dari pelajaran sebaiknya dibuat catatan atau semacam ringkasan di buku khusus yang dapat dibawa kemana - mana sehingga dapat dibaca di mana pun kita berada. Namun catatan tersebut jangan dijadikan sebagai media mencontek karena dapat merugikan kita sendiri.

 

2. Membuat Perencanaan yang Baik

    Agar mencapai suatu tujuan biasanya diiringi oleh rencana yang baik pula. Oleh karena itu ada baiknya kita membuat rencana belajar dan rencana pencapaian nilai untuk mengukur kemampuan diri sendiri. Dengan begitu kita dapat mengetahui apakah kegiatan belajar yang telah kita laukakan telah mencapai maksimal atau perlu ditingkatkan. Sesuaikan target pencapaian dengan kemampuan yang kita miliki. Buat rencana belajar yang diprioritaskan pada mata pelajaran yang lemah. Buatlah jadwal belajar yang baik dimana kita dapat dengan tenang mempelajari materi yang kita pelajari, misalnya di waktu ketika pekerjaan rumah dalam kondisi yang aman. Hal ini berarti kita harus mengetahui kondisi situasi di rumah kita, tidak mungkin kita dapat belajar dengan santai - santai, sementara ibu kita sedang sibuk memasak di dapur atau kondisi rumah kita berantakan. Manajemen perencanaan belajar yang baik juga harus perlu melihat situasi serta konsidi lingkungan sekitar kita. 

 

3. Disiplin dalam Waktu Belajar

   Apabila kita telah membuat jadwal belajar maka harus dijalankan dengan baik. Contohnya seperti belajar tepat waktu dan serius tidak sambil main-main dengan konsentrasi penuh. Jika waktu makan, mandi, ibadah, dan sebagainya telah tiba maka jangan ditunda-tunda lagi. Lanjutkan belajar setelah melakukan kegiatan tersebut jika waktu belajar belum usai. Bermain dengan teman atau game dapat merusak konsentrasi belajar. Sebaiknya kegiatan bermain juga dijadwalkan dengan waktu yang cukup panjang namun tidak melelahkan jika dilakukan sebelum waktu belajar. Jika bermain video game sebaiknya pilih game yang mendidik dan tidak menimbulkan rasa penasaran yang tinggi ataupun rasa kekesalan yang tinggi jika kalah. 

Jikalau kita belajar, tidak mungkin kalau kita lakukan di tengah keramaian? Ataupun ketika kita sedang makan atau sambil main games / sosmed. Cara yang paling efektif untuk belajar adalah mencari tempat yang nyaman dan tidak terlalu banyak gangguan agar kita bisa lebih konsentrasi. 

Disiplin waktu dalam belajar juga dapat kita terapkan secara rutin seperti setelah selesai sholat, misalkan cari waktu yang tenang seperti selesai waktu sholat malam / di sepertiga malam terakhir sehingga dengan waktu belajar yang tenang akan lebih meningkatkan daya konsentrasi kita.

 

4. Menjadi Aktif bertanya dan ditanya

    Malu bertanya sesat di jalan, paribahasa tersebut memang benar adanya. Jika ada hal yang belum jelas, maka tanyakan kepada guru, teman atau orang tua. Jika kita bertanya biasanya kita akan ingat jawabannya. Jika bertanya, bertanyalah secukupnya dan jangan bersifat menguji orang yang kita tanya. Tawarkanlah pada teman untuk bertanya kepada kita hal-hal yang belum dia pahami. Semakin banyak ditanya maka kita dapat semakin ingat dengan jawaban dan apabila kita juga tidak tahu jawaban yang benar, maka kita dapat membahasnya bersama-sama dengan teman. Hindari sikap aktif yang bertanya yang berlebihan, seperti menanyakan hal - hal yang sepele yang tak perlu ditanyakan.

 

5. Belajar dengan serius dan tekun

    Ketika belajar baik di rumah maupun di sekolah, usahakan harus dengan serius dan tekun. Di kelas dengarkan dan catat apa yang guru jelaskan. Catat yang penting karena bisa saja hal tersebut tidak ada di buku dan nanti akan keluar saat ulangan atau ujian. Ketika waktu luang baca kembali catatan yang telah dibuat tadi dan hapalkan sambil dimengerti. Jika kita sudah merasa mantap dengan suatu pelajaran maka ujilah diri sendiri dengan soal-soal. Setelah soal dikerjakan periksa jawaban dengan kunci jawaban. Pelajari kembali soal-soal yang salah dijawab. 

 

6. Hindari belajar dengan sistem SKS 

        Jika waktu ujian atau ulangan sudah dekat biasanya kita akan panik jika belum siap. Jalan pintas yang sering dilakukan oleh pelajar yang belum siap adalah dengan belajar hingga larut malam / begadang dengan sistem SKS (Sistem Kebut Semalam) atau ujung - ujungnya membuat contekan. Sebaiknya ketika akan ujian tetap tidur tepat waktu karena jika bergadang semalaman akan membawa dampak yang buruk bagi kesehatan, terutama bagi anak-anak.

 

7. Jujur Dalam Mengerjakan Ulangan dan Ujian

Hindari mencontek ketika sedang mengerjakan soal ulangan atau ujian. Mencontek dapat membuat sifat kita curang dan pembohong. Mencontek berarti membodohi diri sendiri. Kebohongan bagaimanapun juga tidak dapat ditutup-tutupi terus-menerus dan cenderung untuk melakukan kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan selanjutnya. Anggaplah dengan nyontek pasti akan ketahuan guru dan memiliki sifat curang yang akan membiasakan kita sebagai penjahat apabila kita melakukan kecurangan. Tanamkan bahwasanya sifat tidak jujur (curang) merupakan sifat yang tercela dan tidak dianjurkan dalam agama, tentu akan menambah dosa karena dapat menipu diri sendiri, guru, teman dan dapat merugikan orang lain.

8. Fokus, dengarkan Penjelasan Guru Dengan Baik.

Ketika belajar, kita dituntut untuk serius. Jangan belajar setengah hati. Belajarlah untuk konsentrasi baik ketika belajar sendiri maupun bertatap muka dengan guru. Dengarkan penjelasan guru dengan seksama penjelasan guru, hindari mengobrol dengan teman maupun bergurau. Kenali cara belajar diri sendiri agar lebih bisa fokus atau konsentrasi.

9. Latihlah Rasa Tanggung jawabmu.

Kerjakan Tugas atau PR dengan baik, jangan selalu mencari alasan untuk tidak mengerjakannya. Jangan malas mengerjakan PR dengan alasan lupa atau menunda-nunda mengerjakannya. Enak kan kalau kita cepat mengerjakan PR, jadi masih punya banyak waktu untuk mengerjakan aktifitas lainnya. 


10. Sering-seringlah “Practice

Latihan dan latihan itulah kunci untuk mahir dalam suatu mata pelajaran. Semakin banyak anda mengerjakan dan memahami soal semakin terbiasa pula anda dalam mengerjakannya. Manusia juga belajar dari eksperimen pribadi, dia akan berusaha secara mandiri untuk memecahkan masalah yang di hadapi. Terkadang beberapa kali dia melakukan kesalahan dalam memecahkan masalah, Namun dia juga beberapa kali mencoba untuk melakukannya kembali. Sampai pada akhirnya dia mampu untuk menyelesaikan permasalahan dengan benar. Apabila anda tidak menyenangi suatu mata pelajaran, contohnya matematika, maka banyak-banyaklah berlatih, mengikuti kursus atau belajar berkelompok dengan teman. Selain belajar bisa bermain dan menambah teman baru di tempat kursus. Selain itu, siapa tahu dari kurang menyukai matematika, kalian malahan menyukainya. Begitu juga dengan mapel yang lain, katakanlah mapel Bahasa Inggris, jika kita menginginkan lancar berkomunikasi dengan bahasa Inggris, tentu kita harus sering berlatih membiasakan dalam percakapan sehari - hari dengan teman atau saudara kita. Berlatihlah secara terus menerus karena berlatih akan membuat kita terbiasa (bisa), Practice makes perfect, right.. ??


11. Berdo'a dan Mohon Restu Kedua Orang tua

Selain usaha dzohiriyah, tentu kita juga harus berusaha secara bathiniyah. Selalu berdo'a agar kita selalu dalam bimbingan - Nya. Karena dengan berdo'a akan bertambah yakin dan fokus. Dari nilai religinya tentu kita memohon keberkahan akan ilmu yang kita pelajari dan kebermanfaatan ilmu itu sendiri bagi diri sendiri dan orang lain. Selain berdo'a kepada Tuhan YME, kita juga sebaiknya meminta restu dari kedua orang tua kita. Karena do'a orang tua kita (terutama seorang ibu) akan lebih makbul (terkabul) agar kita dipermudah dalam segala hal.




 

 

No comments:

Post a Comment

ETIKA MENGHUBUNGI GURU LEWAT HP

Berkomunikasi menggunakan gadget / gawai saat ini telah menjadi bagian dari sebagian besar masyarakat Indonesia. Terlebih – lebih media komu...