Seperti kita ketahui bersama Corona merupakan virus berbahaya yang pertama kali terdeteksi di kota Wuhan, China. Virus ini hingga kini masih
menjadi atensi besar bagi masyarakat dunia. Virus yang didiagnosis mirip dengan
virus sindrom pernapasan (SARS) ini sudah memakan banyak korban hingga ratusan
orang meninggal dan puluhan ribu lainnya terinfeksi, bahkan dampaknya pun sangat
dirasakan oleh hampir keseluruhan sektor kehidupan. Beragam cara tengah dilakukan, mulai
dari pencegahan sampai dengan penanganan agar kondisi sekarang bisa semakin
membaik.
Di tengah popularitas “virus
Corona Covid – 19” , terdapat beberapa istilah yang selalu berseliweran di
tengah – tengah masyarakat. Kadang, tak sedikit masyarakat atau orang awam pun bingung, karena ada beberapa istilah yang berkaitan dengan hal teknis
dalam dunia Kesehatan.
Berikut ini ada beberapa istilah yang populer selama pandemi
Corona Covid - 19 :
1. Wabah : Tingkat penyakit
yang lebih tinggi dari normal.
2. Epidemi : Situasi
dimana penyakit menyebar dengan cepat dan luas.
3. Pandemi : Penyakit
yang sudah menyebar ke seluruh negara, benua, bahkan seluruh dunia.
4. Cluster : Sekelompok atau sekumpulan orang atau sesuatu yang tumbuh atau muncul berdekatan.
5. Virus : Kuman penyakit
6. Corona : Virus yang
menyerupai SARS yang menyerang pernapasan yang menyebar di antara hewan dan
manusia. Virus ini pertama kali terdeteksi di Wuhan, China.
7. Covid - 19 : Nama teknis
Corona Virus adalah SARS Co-19, coronavirus 2019 atau Covid – 19.
8. PDP : Pasien Dalam
Pengawasan juga bisa dikatakan memiliki indikasi atau diketahui pernah kontak
secara langsung dengan pasien yang positif virus Covid-19.
9. ODP : Orang
Dalam Pemantauan. Diberikan kepada mereka yang mempunyai riwayat dari luar atau
dalam negeri yang areanya terkonfirmasi virus corona.
10. OTG : Orang Tanpa Gejala, orang yang terinfeksi virus corona, namun tidak menunjukkan gejala.
11. APD : Alat Pelindung Diri yang biasanya dikenakan untuk melindungi diri dalam upaya pencegahan virus Corona.
12. Karantina : Pembatasan pergerakan
individu yang tampak sehat tetapi mungkin telah terkena penyakit menular untuk
melihat apakah mereka positif atau tidak.
13. Karantina Mandiri : Aktivitas yang menunjukkan bahwa seseorang
secara sukarela mengurung mereka sendiri, seperti tinggal di rumah agar dapat
mencegah penyebaran penyakit.
14. PSBB : Pembatasan Sosial
Berskala Besar.
15. Lockdown :
Situasi yang melarang warga untuk masuk ke suatu tempat karena kondisi darurat.
Lockdown juga berarti wilayah / negara yang menutup perbatasannya, agar tidak
ada orang yang masuk atau keluar dari negaranya.
16. Social Distancing : Langkah
Langkah yang diambil untuk memberikan jarak antar orang untuk memperlambat
penyebaran virus. Langkah Langkah yang diambil untuk memberikan jarak antar
orang untuk memperlambat penyebaran virus. Contohnys termauk bekerja dari rumah,
penutupan sekolah atau pembatalan pertemuan massal dengan jarak 1 – 2 meter
dari orang lain agar dapat membatasi penyebaran virus.
17. Physical Distancing : Physical Distancing adalah kebijakan
menjaga jarak fisik untuk memastikan penyakit tidak menyebar. WHO (World Health
Organisation) PBB resmi menggati frasa Social distancing menjadi Physical
distancing.
18. Isolasi : Tindakan memisakan individu yang terinfeksi dan sakit dari individu yang sehat. Jika di
Rumah sakit biasanya menempatkan pasien yang sakit dalam isolasi untuk mencegah
penyakit.
19. Isolasi Mandiri : Upaya
memisahkan / menempatkan individu di rumah sendiri / tempat khusus secara
pribadi.
20. Inkubasi : Selang waktu yang berlangsung antara terpajan infeksi dan menunjukkan gejala awal
21. Screening Test : Penerapan serangkaian tes atau prosedur yang dilakukan untuk mendeteksi potensi gangguan kesehatan atau penyakit tertentu pada seseorang.
22. Rapid Test : Metode skrining awal untuk mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh tubuh untuk melawan virus. Rapid tes hanya memerlukan waktu 10 - 15 menit hingga hasil tes keluar. Tes ini dilakukan dengan cara mengambil sampel darah.
23. Swab test : Test untuk mendiognosa pasti / akurat dengan menggunakan sampel lendir yang diambil dari dalam hidung maupun tenggorokkan. Tes Swab ini membutuhkan waktu beberapa jam hingga beberapa hari untuk menunjukkan hasil.
24. Hand Sanitizer : Antiseptik pembersih tangan.
25. Ventilator : Alat untuk membantu seseorang yang mengalami kesulitan bernapas.
26. WFH : Work From House (Bekerja dari rumah).
27. PFH : Pray From Home (Berdo'a dari rumah).
28. BDR : Belajar dari rumah.
29. #DiRumahAja : Tinggal / menetap di rumah untuk sementara waktu.
30. Imun : Kekebalan tubuh
31. New Normal : Keadaan / Situasi normal yang baru
32. Back to New Normal : Kembali ke keadaan baru pasca wabah Covid-19
33. Protokol Kesehatan : Seluruh hal yang mengatur pelaksanaan suatu kegiatan yang berkaitan dengan kesehatan.
34. Infeksi : Keadaan / kondisi terserang mikroorganisme seperti bakteri, virus, dan parasit yang pada dasarnya tidak berasal dari dalam tubuh.
35. Antibodi : Zat terbentuk dalam darah untuk menghancurkan bakteri, virus atau untuk memusnahkan racun yang dihasilkan oleh suatu bakteri.
36. Imunitas : Kemampuan tubuh untuk memproduksi antibodi untuk melawan antigen.
37. Suspect Corona : Orang yang dicurigai, tersangka yang terkena virus Corona.
38. Positif Corona : Mengacu pada ditemukannya virus corona pada tubuh manusia.
39. Local transmission : Penularan penyakit saat pasien berada di lokasinya saat ini.
40. Herd immunity : Kekebalan kelompok yang tercapai bila beberapa orang dalam komunitas tahan terhadap serangan virus.